Mendadak jadi "Dokter Cinta" bagi teman yang sedang galau

Ilustrasi Pertengkaran - Mendadak jadi "Dokter Cinta" bagi teman yang sedang galau
Beberapa hari yang lalu ada seorang teman yang sedang galau tingkat dewa, Jari jemarinya tak pernah berhenti menari diatas layar kaya smartphonenya. Ketika saya berbicara dengan teman ini ternyata interaksinya kurang baik dikarenakan konsentrasi yang terpecah antara harus berkomunikasi dengan saya atau harus tetap melayani lawan komunikasinya via chatt. Pada awalnya saya cuek saja namun lama kelamaan semakin terganggu sehingga dengan nada bercandaan saya bertanya kepada teman saya, Berikut ini transkip pembicaraan antara (S) Saya dan (T) Teman :

  • (S) "Kamu sedang chatt dengan siapa?" kok kelihatannya serius banget ?
  • (T) Dengan nada kesal "Saya sedang chatt dengan cewe saya"
  • (S) Biasanya kalau kamu lagi chatt sama pacar senang banget?
  • (T) Iya tapi hari ini lagi marahan kami
  • (S) Kok bisa ?
  • (T) Awalnya cewe saya curiga dengan saya, entah dia cemburu atau curiga g ngertilah. Tiba-tiba aja cewe saya minta di screenshot semua list chatt BBM saya keudian dikirimkan ke dia.
  • (S) Selanjutnya ?
  • (T) Setelah saya kirim gambar screenshot daftar riwayat obrolan BBM saya ke dia saya juga minta dikirimi screenshot daftar riwayat chatt BBM ceweku.
  • (S) Nah apakah cewe mu mau mengirimkan juga screenshot BBM nya ?
  • (T) Awalnya dia g mau trus akhirnya saya g terima (Itu g adil)
  • (S) Trus selanjutnya ?
  • (T) Ya karena saya terus nagih dan sedikit ngambek maka pada akhirnya dia mau kirim juga screenshot daftar percakapan BBM dia ke saya. Nah setelah dia kirim saya sangat kecewa sekali dengan dia karena screenshot percakapan BBM nya yang dikirim ke saya sudah dihapus semua, (Gimana saya g marah?) saya sudah berusaha adil ke dia tetapi malah dia penghianat ke saya. Secara logika g mungkin g ada percakapan dengan kontak lain yang ada di BBM nya.... Ya intinya sangat mencurigakan.
  • (S) Itu sebenarnya hanya masalah komunikasi aja karena kalian tidak saling percaya ya akibatnya malah hubungan semakin rumit.
  • (T) Iya tapikan awalnya dia yang minta duluan saya kirim tapi kok dia malah seolah jadi penghianat ?
  • (S) Ya dibicarakan baik-baik saja karena kan biasanya juga kalian hampir setiap malam telfonan bahkan sampai berjam-jam. Kalau boleh tahu apa saja yang kalian bicarakan ? (Sedikit rempong pengen tau... Hehehehe)
  • (T) Ya paling bicara tentang masadepan gimana kehidupan selanjutnya.
  • (S) Tapi apakah kamu sudah sangat yakin dengan pilihan saat ini yang terbaik untuk hidup kamu dimasa depan ?
  • (T) Iya sudah sangat yakin karena memang hampir tiam malam kami selalu menjalin komunikasi via telfon dan kamipun melanjutkan komunikasi via Aplikasi chatt.
  • (S) Wah seharusnya masalah yang sederhana seperti ini tidak layak terjadi jika kalian sudah saling membangun kepercayaan dan komunikasi yang baik. Gimana nantinya kalau kalian melangkah ke jenjang yang lebih serius ?
  • (T) Nah makanya itu saya juga malah bingung. (Tanpa ditanya) Saya sama cewe saya perbedaan usianya 2 tahun, cewe saya lebih tua 2 tahun.
  • (S) Oh ya ? Seharusnya sudah sangat dewasa.
  • (T) Bagi kami usia tidak menjadi masalah karena kami sudah saling cinta.
  • (S) Apa karena masalah usia kalian mempertahankan ego masing-masing ?
  • (T) Bisa jadi tapi apapun yang terjadi saya sudah sangat mencintai dia.
  • (S) Maaf sebelumnya.... Bagi saya malah itu cara berpikir yang kurang tepat karena dimasa sekarang kalian masih pacaran seharusnya itu menjadi pertimbangan karena ketika sudah menikah gesekan dan retakan rumah tanga bisa diminimalisir.
  • (T) Walaupun saya hidup menderita dengan dia asalkan kita bahagia.
  • (S) Niat anda menikah adalah bahagia tetapi mana ada pernikahan yang hidupnya menderita tapi bahagia ? Bukankah hidup yang menderita itu selaras dengan kehidupan yang tidak bahagia ?
  • (T) (Diam sejenak) Iya juga sih ada benarnya. Trus apa yang harus saya lakukan ?
  • (S) Ambillah tindakan yang menurutmu tepat, jalinlah komunikasi yang baik dan saling percaya serta saling menghargai antara pasangan. Mungkin dengan cara itu bisa membantu hubungan kamu menjadi lebih baik.
  • (T) Ok terimakasih.
  • (S) Ok sama-sama (Hmmm.... dalam hati "Kok seperti dokter cinta aja" Hehehe)

Sekian curhatan dari teman pada malam itu. Oya kita tak bisa menyalahkan pepatah lama yang mengatakan cinta tak kenal status sosial, kepercayaan, dan usia. Artinya semua orang bisa menjalin hubungan dengan seseorang dengan perbedaan level ekonomi yang cukup kontras, perbedaan agama, ataupun, perbedaan usia. Tapi jika kita tela’ah lebih lanjut sebuah hubungan atau pacaran beda usia apalagi usia yang terpaut cukup jauh, mau tak mau akan memunculkan problematika tersendiri. Awalnya mungkin tidak terjadi masalah, semua berjalan normal-normal saja seperti orang pacaran pada umumnya, namun ketika memasuki jenjang pernikahan kemudian menjalani kehidupan berumah tangga, biasanya masalah-masalah mulai muncul.

Sebenarnya dari berbagai kasus, cinta merupakan satu-satunya alasan sekaligus pemersatu pada pasangan beda usia. Namun sekali saja emosi berbicara maka hubungan tersebut mudah sekali putus ditengah jalan. Masing-masing akhirnya sibuk bertanya tentang hal-hal yang menjadi penyebab mengapa semua itu bisa terjadi.

Sekian dulu tulisan kali ini... Terimakasih karena sudah bersedia membaca.

0 Response to "Mendadak jadi "Dokter Cinta" bagi teman yang sedang galau"

Post a Comment